SULITNYA MELAKSANAKAN PEMBALAJARAN DARING BAGI ANAK RA/PAUD

  Disukai
  Dilihat 1x

11:05 am

refleksi

sumber ilustrasi : Buku
Sumber : Penulis Nurni Kinabi, S.Pd.I
Penulis : NURNI KINABI
RPP Terkait : RPPD RA 2 DWP DEPAG PROV. SULTENG
Jenjang : PAUD/TK/RA
Kelas : PAUD
Mapel : Tematik

SULITNYA MELAKSANAKAN PEMBALAJARAN DARING BAGI ANAK RA/PAUD

Nurni Kinabi, S.Pd.I

Guru RA…

           Sesuai dengan himbauan pemerintah diduga hampir seluruh anak bangsa di indonesia terganggu dala proses pembelajaran mulai dari jenjang RA/PAUD sampai perguruan tinggi, proses pembelajarannya terganggu. Akibat pandemic banyak guru yang harus merubah proses pembelajaran didunia pendidikan.

Pembelajaran di tengah pandemic COVID-19 dilaksanakan melalui daring, kedua istilah ini sangatlah mudah dilakukan jika pembelajaran ini dilakukan di tingkat siswa menengah ke atas. Tetapi kegiatan pembelajaran ini akan terasa sulit jika pembelajaran melalui daring/online ataupun luring dilakukan atau diperhadapkan pada siswa RA/PAUD. Hal ini dituntut seorang guru untuk banyak berkreasi, berusaha dengan semaksimal mungkin bagaimana menciptakan pembelajaran yang mudah sehingga dapat di terima oleh murid-murid setingkat RA/PAUD melalui media pembelajaran Vidio yang dikirim melalui group Whatsap orang tua murid.

           Pelaksanaan daring di era pandemic tidak efektif bila melihat gejala yang terungkap saat ini. Pertama pembelajaran daring harus melibatkan peran orang tua untuk membantu melaksanakan pembelajaran anak dirumah. Tanpa peran orang tua pembelajaran daring akan sulit di lakukan dirumah. Kedua pembelajaran daring ini mengharuskan orang tua untuk memiliki pulsa data agar guru bisa mengirimkan pembelajaran melalui group Whatsap orang tua murid. Terkait hal ini banyak orang tua merasa pembelajaran melalui daring ini menjadi hal yang menyulitkan bagi dirinya.

Pada pembelajaran ini penulis menggunakan model pembelajaran SAVI, karena model pembelajaran ini banyak menekankan atau memanfaatkan semua alat indra yang dimiliki murid. pada kegiatan ini guru memulai dengan membuat vidio pembelajaran dengan model SAVI dimana kegiatan dalam vidio pembelajaran tersebut merupakan dari penerapan model pembelajaran tersebut, guru mulai dari Somatic dimana dalam vidio tersebut guru melakukan gerakan tubuh (aktifitas fisik) dimana belajar bermakna mengalami dan melakukan, kemudian langka kedua guru melakukan kegiatan Auditory yang bermakna bahwa belajar haruslah dengan melalui mendengarkan, menyimak, berbicara, presentasi, argumentasi, dan menanggapi.

Dari pemaparan di atas, penulis dapat simpulkan bahwa pembelajaran daring atau luring belum sepenuhnya dinikmati oleh murid-murid. Sehingga pembelajaran tidak berjalan dengan efektif. Selanjutnya orang tua murid seyogyanya berusaha juga bagaimana menyampaikan pesan yang disampaikan oleh guru kepada anak-anak mereka, sehingga proses pembelajaran tidak terhambat. Pembelajaran online akan berjalan dengan baik jika terjadi kerjasama antara guru dan orang tua murid.    



Cari Artikel Lain

Artikel terkait lainnya