Peranan IPTEK dalam penanganan covid 19

  Disukai 1x   Dilihat 101x

11:01 am

refleksi

sumber ilustrasi : kemenag
Sumber : buku kelas 12
Penulis : AHMAD SOLIKIN, S.Pd.I
RPP terkait : Peranan iptek dalam penanganan covid 19

Ilmu pengetahuan dan teknologi tidak bisa terlepas dalam kehidupan manusia, dimana perkembangan kemampuan manusia yang Allah SWT lebihkan dari mahkluk lain ini mampu mengubah peradaban manusia dari zaman ke zaman.

Dalam Alquran surah Al-A’laq ayat 1-5 memberikan gambaran bahwa pentingnya kita selalu mengkaji tanda-tanda di alam ini. Tidak terlepas pada masa pandemi covid 19 saat ini peranan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan untuk mengendalian, pengobatan bahkan pembuatan vaksin yang sampai saat ini belum ditemukan.

Peran dunia pendidikan sangat diharapkan, lebih khusus dunia kampus di mana mereka memiliki para ahli di bidangnya, Pada saat ini, dari kajian ilmu kesehatan masih terkonsentrasi pada usaha pencegahan agar virus ini perkembangannya bisa dikendalikan yaitu melalui protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan, memakai masker saat keluar rumah, jaga jarak saat berada di perkumpulan-perkumpulan. Oleh karena itu diperlukan pemahaman kepada setiap orang untuk menjaga dirinya agar tidak tertular dari wabah ini.

Sekolah mengalami perubahan sistem pembelajaran, dari sistem luring atau tatap muka langsung dengan siswa menjadi sistem on line (daring) walaupun terkandang guru menggunakan pembelajaran langsung dengan sistem dor to dor dikarenakan kondisi daerah yang tidak sama terutama di daerah pengunungan seperti daerah kami, dimana tidak semua daerah siswa terjangkau oleh jaringan.

Langkah Pembelajaran DOR TO DOR

Perlu adanya persiapan sebelum melakukan sistem pembelajaran ini, mulai dari RPP, media pembelajaran, maupun rumah sebagai tempat belajar siswa, dilakukan juga pengelompokkan siswa ke dalam beberapa kelompok kecil, dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Tahapan pembelajaran ini tidak jauh bedanya dengan pembelajaran di kelas. Oleh sebab itu peran siswa sebagai center of learning ini bisa kami terapkan.

Suasana pembelajaran dor to dor dapat membawa ke suasana kekeluargaan dimana kami juga bisa berinteraksi dengan orang tua siswa dan siswa merasa terpedulikan dengan kehadiran kami selaku guru di rumahnya.

Kekurangan dari pembelajaran ini adalah banyaknya memakan waktu dan biaya, transportasi dengan jarak rumah antar siswa yang berjauhan kurang lebih 15-20 km dari sekolah. Di tambah lagi keadaan guru-guru kami yang mayoritas masih honorer. Adapun kelebihan dari pembelajaran dor to dor, secara penerapan pembelajaran jauh lebih efektif karena siswa yang dihadapi tidak banyak jadi perhatian kami terhadap siswa bisa lebih terfokus.

Pembelajaran ini menurut kami cukup baik untuk diterapkan terutama daerah-daerah pengunungan yang tidak terjangkau jaringan, namun membawa beban yang cukup berat bagi kami selaku honorer. Sedangkan bagi siswa hal ini sangat menggembirakan karena merasa lebih diperhatikan dengan kunjungan para guru begitupun juga dengan orang tua merasa lebih akrab dengan guru sehingga suasana dapat kami bengun dengan baik.

Sebagai kesimpulan kami bahwa pembelajaran ini sangat efektif di masa pandemi covid saat ini, hanya saja membutuhkan waktu yang cukup untuk menjadwalkannya. Dan saran saya untuk pemerintah dapat memberikan insentif yang cukup bagi para honorer, jangan hanya masyarakat yang dibantu dengan dana BLT, tapi honorer juga harus di carikan solusinya.



Cari Artikel Lain

Artikel terkait lainnya