LAPORAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19

  Disukai 83x
  Dilihat 65684x

9:45 am

refleksi

sumber ilustrasi : bu_sukma_tksatuatapkasoloang
Sumber : Sukma Sukardi, S.Pd
Penulis : SUKMA SUKARDI, S.Pd
Jenis Kontributor : PPG
RPP Terkait : RPP BDR Kelompok B
Jenjang : PAUD/TK/RA
Kelas : PAUD
Mapel : Tematik

LAPORAN PEMBELAJARAN

MASA PANDEMI COVID-19

TK SATU ATAP KASOLOANG

 

 

NAMA SATUAN PAUD : TK SATU ATAP KASOLOANG

NPSN : 69926138

DESA/KELURAHAN : KASOLOANG

KECAMATAN : BAMBAIRA

KABUPATEN : PASANGKAYU

PROPINSI : SULAWESI BARAT

 

   

Latar Belakang Masalah

Sejalan dengan arahan Bupati dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasangkayu, juga arahan pemerintah pusat yang mengalihkan pembelajaran di sekolah menjadi Belajar di Rumah masing-masing dengan dampingan orangtua. Pengumuman Pendahuluan kami sebarkan melalui telepon kepada orang tua peserta didik tidak lama setelah menerima edaran SK Bupati Pasangkayu.

Selanjutnya kami dari TK Satu Atap Kasoloang merancang program pembelajaran di rumah, termasuk mengatur ulang rencana / agenda kegiatan sekolah yang sudah direncanakan

Belajar di Rumah dijadwalkan berlangsung 2 minggu ke depan sambil kita terus mengamati perkembangan situasi yang ada.

Keputusan Belajar di Rumah diambil dengan kesadaran penuh bahwa COVID-19 sangat menular dan setiap individu bisa berperan memutus mata rantai penularan Pandemi Global yang sedang menyebar di berbagai bagian dunia, termasuk di Indonesia. Sekolah sebagai ruang publik, berpotensi besar menyebar atau sebaliknya memutus mata rantai penularan.

Arahan pemerintah melalui Bapak Presiden Jokowi untuk : Bekerja di rumah, belajar di rumah dan beribadah di rumah.

 

Tujuan

Untuk mengurangi dampak dari pandemi Covid-19 dan memutus mata rantai penularan sehingga kami dari TK Satu Atap Kasoloang mengikuti arahan pemerintah dengan menjalankan Pembelajaran dari rumah

Model Kegiatan Pembelajaran di Sekolah selama Pandemi

Model pembelajaran selama pandemi yang kami lakukan adalah program pembelajaran dengan metode luring (luar jaringan). Pandemi virus korona atau covid-19 telah memaksa berbagai aktivitas untuk dilakukan di rumah, yakni belajar dari rumah bagi peserta didik TK Satu Atap Kasoloang.

Kami menggunakan metode luring dengan melakukan kunjungan ke rumah anak dan menonton TVRI bagi yang terjangkau dengan siaran TVRI.

Mengingat dan menimbang beberapa kondisi dari orang tua peserta didik yang hanya sebagian memiliki HP Android di tambah dengan jaringan yang belum terlalu mendukung sehingga mengambil keputusan untuk melakukan pembelajaran secara luring dengan mengunjungi rumah peserta didik TK Satu Atap Kasoloang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan yaitu dengan memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak serta selalu menyediakan hand sanitizer.

Kami juga menginformasikan kepada orang tua atau wali peserta didik TK Satu Atap Kaoloang untuk belajar dari rumah menggunakan TV seperti terobosan pemerintah yaitu menggunakan siaran dari TVRI untuk mendukung proses belajar di rumah. Penerapan proses belajar di rumah tersebut, dapat dengan lancar di laksanakan oleh para orangtua yang tidak memiliki smart phone dan yang rumah nya terjangkau oleh siaran TVRI.

Sasaran kami dengan Kegiatan Belajar di Rumah.

Mengalihkan kegiatan belajar dari di sekolah bersama kakak dan teman-teman menjadi Belajar di Rumah dengan dampingan orangtua dan tetap menjalankan aktivitas rutin di rumah masing-masing sambil menerapkan Social Distancing.

Proses pembelajaran tetap berlangsung hingga situasi memungkinkan untuk anak-anak kembali ke rutinitas pembelajaran di sekolah. Momen ini menjadi kesempatan baik untuk orangtua mendamping secara langsung dan berkesinambungan untuk memperkuat relasi/interaksi antara anak dan orangtua di rumah.

 

Implementasi Kegiatan Belajar di Rumah

Secara berkala (rencananya satu minggu satu kali) guru TK Satu Atap Kasoloang akan mengirimkan panduan dan materi pembelajaran yang dijalankan di rumah dengan bantuan orangtua. Dalam situasi dan pengaturan ini, orangtua perlu menjaga komunikasi dan koordinasi bersama agar tujuan dari pembelajaran anak dapat berjalan.

 

Kesimpulan

Besar harapan kami orangtua betul-betul bisa menjadi rekan para guru dalam situasi saat ini dengan membantu menjalankan proses pembelajaran di rumah dalam mencerdaskan anak didik TK Satu Atap Kasoloang.

Terkait situasi Pandemi Global COVID-19, harap memastikan bahwa seluruh anggota keluarga berdiam dan beraktivitas di rumah karena kita semua berpotensi tertular atau menjadi rantai penularan bagi keluarga atau orang-orang lain. Mari membiasakan pola hidup sehat (makan, minum, istirahat cukup) juga lebih menjaga kebersihan, secara khusus sering mencuci tangan.

Akhir kata, mari jaga kesehatan dan jadi bagian dari solusi memutus mata rantai penularan COVID-19 di seluruh dunia. Ini adalah momen berharga agar kita bisa menjadi bagian dari solusi bahwa kita individu adalah bagian dari konektivitas global. Semoga Allah SWT menjaga kita semua dan menganugerahi kita semua kesehatan dan keselamatan. Aamiin.

 

Program Pembelajaran selama Pandemi

Melalui Siaran TVRI

Kami menginformasikan kepada orang tua peserta didik TK Satu Atap Kasoloang tentang tayangan TVRI dimana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan program belajar dari rumah belum lama ini. Program ini bekerja sama dengan satu-satunya perusahaan televisi milik pemerintah, TVRI, yang sudah berjalan sejak Senin (13/4). Program acara belajar dari rumah ini sangat membantu para peserta didik yang saat ini sedangan dalam fase belajar dari rumah masing-masing. Tak hanya itu, orang tua pun bisa sambil menikmati tayangan acara bertema parenting di sela-sela acara. Bahkan, konten-konten acara yang disuguhkan menjadi alternatif belajar menyenangkan di rumah bagi anak-anak. “Sebagai guru tentu senang melihat ada alternatif belajar yang menyenangkan bagi anak-anak di rumah,” tayangan ini sangan bermanfaat bagi guru dan siswa. Apalagi bagi siswa yang tidak bisa mengakses pembelajaran jarak jauh secara online.

 

Melakukan Kunjungan ke Rumah Anak

Kami melakukan dengan mengunjungi rumah peserta didik TK Satu Atap Kasoloang dan mengantarkan lembar kegiatan kerumah anak dan menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan pada anak didampingi wali anak kemudian kami memohon kesediaan orang tua dalam mendampingi anak mulai dari berdoa sebelum memulai kegiatan, membimbing anak menyelesaikan kegiatan yang diberikan guru dan mendokumentasikan hasil kegiatan anak.

       



Cari Artikel Lain

Artikel terkait lainnya