Kedudukan Dan Fungsi Pancasila Bagi Bangsa dan Negara

  Disukai
  Dilihat 1x

9:36 am

refleksi

sumber ilustrasi : Internet
Sumber : Rini Budiyastuti Ntoi,S.Pd
Penulis : RINI BUDIYASTUTI NTOI
RPP Terkait : RPP PKN Kelas 8 semester ganjil
Jenjang : SMP/MTS
Kelas : 8
Mapel : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)

Kedudukan Dan Fungsi Pancasila Bagi Bangsa Dan Negara Indonesia Di Masa Pandemi

Penulis           : Rini Budiyastuti Ntoi,S.Pd  

Pancasila merupakan lima pilar penting yang diwariskan dari para pejuang-pejuang yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sampai titik darah penghabisan kepada kita sebagai penerus bangsa, penting bagi kita untuk selalu menjaga dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

  Pancasila dibuat berdasarkan keadaan masyarakat Indonesia yang majemuk mulai dari suku, ras, agama yang sesuai dengan semboyan negara kita yaitu “Bhineka Tunggal Ika” yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu.

Salah satu fungsi Pancasila adalah sebagai Dasar Negara Indonesia yang memberikan nilai dasar bagi kita semua. Oleh karena itu, marilah kita renungkan makna dari sila-sila dari Pancasila dalam konteks Pandemi Virus Corona saat ini.

  Pancasila telah merumuskan nilai –nilai dasar yang terkait konsep Tuhan,alam,dan manusia secara utuh dan menyeluruh.

Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa, mengandung arti adanya keyakinan akan keberadaan Tuhan Yang Maha Esa yang telah meciptakan alam semesta beserta isinya .Dengan adanya kejadian Pandemi Corona ini, kita tersadar bahwa ada hubungan antara Tuhan Yang Maha Esa, manusia sebagai ciptaannya dan alam semesta.

Semua yang terjadi saat ini merupakan kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari kesalahan manusia yang tidak menjaga hubungan yang baik dengan alam,  yang hanya memanfaatkan semua sumber daya alam tanpa memikirkan dampak atau akibat yang akan ditimbulkan dari perbuatan manusia itu sendiri.

Sila Kedua: Kemanusian Yang Adil dan Beradab, memberikan arti bahwa setiap manusia adalah mahkluk yang beradab yang perlu diakui dan diperlakukan sesuai harkat dan martabatnya sebagai mahkluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki derajat yang sama dimata Tuhan tanpa membedakan suku,agama, dan ras tanpa memandang warna kulit dan budaya, memiliki hak dan kewajiban yang sama tanpa membedakan laki-laki atau perempuan, kaya atau miskin.

Manusia merupakan mahkluk sosial ( Zoon Politicon ) artinya mahkluk yang tidak bisa hidap tanpa bantuan orang lain. Setiap manusia dibekali dengan akal atau pikiran yang membedakannya dengan mahkuk ciptaan Tuhan yang lain, dibekali rasa sehingga membuat manusia itu bisa hidup dengan harmonis dengan lingkungannya, dibekali karsa dan cipta sehingga manusia mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. Dengan demikian manusia mampu menghasilkan budaya, nilai-nilai dan norma-norma yang dijadikan sebagai pedoman untuk bersikap dan bertingkahlaku di masyarakat.

Dalam situasi Pandemi Corona ini tentu saja aspek kemanusiaan bisa kita terapkan di segala bidang kehidupan mulai dari kesehatan, ekonomi, sosial, agama, hukum, budaya dan lain sebagainya. Tentu sangatlah perlu menjadi perhatian dan dasar pelaksanaan negara untuk melaksanakan tujuan negara yaitu memberikan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu masyarakat Indonesia memiliki kewajiban untuk patuh dan taat terhadap aturan dan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah untuk menanggulangi Pandemi Covid-19 ini.

Sila Ketiga: Persatuan Indonesia. Sila ini memberikan makna yaitu Nasionalisme. Nasionalisme merupakan perasaan satu kesatuan sebagai bangsa, satu kesatuan sebagai warga negara Indonesia, tumbuhnya rasa saling mencintai sesama, cinta tanah air dan bangsa. Di sisi lain rasa kekeluargaan, kebersamaan, gotong royong juga mendasari sifat persatuan Indonesia.

Dalam situasi Pandemi Corona ini tentunya kita harus bahu membahu dan bekerjasama untuk mengatasi pandemi ini dengan memberikan bantuan baik materil maupun non materil serta doa kepada saudara-saudara kita yang terpapar covid-19.

Kita juga harus memberikan dukungan moril kepada para tenaga media dan relawan yang telah memberikan pengorbanan untuk menangani masyarakat yang terpapar Covid-19. Mari kita bersatu melawan untuk melawan Covid-19 dengan selalu patuh dan taat terhadap aturan yang berlaku terkait upaya penangan pandemi Corona ini.

Sila Keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. Sila ini bermakna adanya sifat bijaksana, tanggung jawab terhadap tuhan Yang Maha Esa maupun terhadap sesama manusia, dan cinta akan kebenaran sesuai dengan sistem pemerintahan yang berdasarkan pada Demokrasi kedaulatan rakyat.

Makna demokrasi dalam upaya penanganan Pandemi Corona ini di mana tidak hanya pemerintah saja yang harus berperan tetapi masyarakat pun memjadi unsur yang penting. Setiap keputusan yang diambil oleh pemerintah tentunya merupakan hasil dari musyawarah dan kesepakatan bersama yang selanjutnya dilaksanakan demi kepentingan bersama bangsa ini.

Sila Kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sila ini bermakna bahwa keadilan harus berlaku bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam hal ini, sikap adil kepada sesama, menghormati hak orang lain, tolong menolong dan menghargai sesama adalah hal yang perlu dilakukan terutama dalam masa Pandemi Covid-19 ini.

Berdasarkan penjelasan di atas , kita sadar bahwa nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam sila-sila Pancasila tersebut bersifat universal ( umum ) dan dapat dijadikan landasan bagi pelaksanaan norma-norma kenegaraan maupun norma-norma moral.

Nilai-nilai Pancasila merupakan sumber nilai bagi tertib hukum di Indonesia juga sebagai sumber norma moral bagi penyelenggaraan kenegaraan dan pelaksanaan hukum di Indonesia terutama dalam masa Pandemi Corona ini dan untuk memasuki kehidupan new normal.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus kita laksanakan dan kita jadikan pedoman serta patokan dalam kehidupan sehari-hari. Pada masa pandemi ini,nilai-nilai Pancasila harus kita pegang teguh agar bisa memberikan pengalaman spiritual , menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, menumbuhkan rasa kemanusian dan cinta terhadap sesama, menjadi perekat bagi persatuan dan kesatuan bangsa, memberikan rasa keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.



Cari Artikel Lain

Artikel terkait lainnya